Elegi Senja
Pada elegi senja, kau adalah nama yang selalu ku peluk erat
Membuatku merasa seperti waktu berjalan amat lambat
Lalu tersadar, bahwa kau dan aku adalah layang-layang yang tak pernah terikat
Kau adalah perasaan yang ku sembunyikan di balik punggungku
Menjadi pengagum tanpa nama, dibalut sekelumit rahasia
Pada silau cahaya, kau adalah rona jingga yang istimewa
Membuatku goyah, juga ragu seketika
Pada suatu waktu, ada yang hilang dari logikaku
Ada asa dan rasa dalam sesaknya rinduku
Ada kepingan kisah yang menyatu bersama egoku
Ada bahagia untuk senyum yang sempat kau bagi denganku
Namun...
Pun ada saatnya untuk berhenti
Untuk sebuah jejak yang tak bisa terhapuskan oleh luapan gemuruh nadi
Untuk kamu yang sempat ku sebut istimewa
Untuk kamu yang kini hanya tinggal cerita...
- I. N. K.
(Triangulasi Beach, March 25th 2016)
